UKM Mendapatkan Bantuan Modal Dari Amazon Sebesar US$ 1M

Amazon. com selama 12 bln. paling akhir, sudah memberi pertolongan modal pada beberapa pedagang (merchants) on-line untuk tingkatkan penjualan. Keseluruhan dana yang sudah digelindingkan perusahaan punya orang paling kaya ke-2 di bumi ini yaitu Jeff Bezos, menjangkau US$ 1 miliar, atau sama dengan Rp 13, 35 triliun.

Seperti dikabarkan Reuters, Kamis (8/6), jumlah utang yang didapatkan Amazon itu naik cukup tinggi. Sebab, seperti di sampaikan Peeyush Nahar, Wakil Presiden Amazon Marketplace, pada periode th. 2011 sampai 2015, keseluruhan utang yang digelindingkan perusahaan e-commerce paling besar didunia ini sejumlah keseluruhan US$ 1, 5 miliar.

UKM Mendapatkan Bantuan Modal Dari Amazon Sebesar US$ 1M

Menurut Nahar, dana utang itu sudah digunakan beberapa pedagang di Amazon. com untuk perbanyak type product dagangan. Hal itu sudah pasti juga akan kembali membawa efek positif untuk Amazon, yang peroleh penambahan pendapatan dari lonjakan transaksi beberapa pedagang binaan Amazon.

Tidak kurang dari 20. 000 entrepreneur kecil, sudah terima credit usaha Amazon. Beberapa entrepreneur kecil itu datang dari Amerika Serikat (AS), Inggris serta Jepang.

Amazon nantinya juga akan memperluas jangkauan pemberian creditnya. Nahar mengungkap, beberapa negara jadi tujuan pemberian credit, seperti Kanada, Prancis serta China.

Dari keseluruhan entrepreneur yang sudah memperoleh utang, tidak kurang dari setengahnya lalu memajukan utang sekali lagi.

Seperti dikabarkan Reuters, utang dari Amazon mempunyai nominal pada US$ 1. 000 hingga US$ 750. 000 per entrepreneur, atau sama dengan Rp 13, 35 juta hingga Rp 10, 01 miliar. Bunga yang diambil Amazon bermacam, dari mulai 6% sampai 14% per th..

Bantu usaha kecil

Amazon yang terjun memberi pertolongan credit untuk entrepreneur kecil, sudah pasti miliki langkah untuk meminimalkan resiko. Salah nya ialah kepemilikan data rekam jejak transaksi pedagang serta review (penjelasan) dari konsumennya. Hal semacam ini juga akan menolong Amazon untuk mengambil keputusan, apakah juga akan melepaskan permintaan credit entrepreneur itu atau tidak.

Perlu untuk diketahui, mulai sejak krisis keuangan global menempa dunia th. 2008 yang lalu, banyak instansi keuangan konvensional hindari debitur entrepreneur kecil. Hal semacam ini malah menimbulkan pihak-pihak yang lihat market share credit entrepreneur kecil jadi ceruk pasar yang mungkin.

Bukan sekedar Amazon, perusahaan pembayaran digital, PayPal juga mengaplikasikan hal sama pada sekitaran 115. 000 clientnya. Seperti ditulis Bloomberg, Kamis (8/6), keseluruhan utang yang sudah dikucurkan mulai sejak program " PayPal Working Capital " dilaunching pada 2013, menjangkau US$ 3 miliar.

Ada pula Square, aplikasi pembayaran digital yang di ciptakan oleh pendiri Twitter, Jack Dorsey. Square, mengucurkan utang sejumlah US$ 1, 5 miliar mulai sejak th. 2014 untuk entrepreneur kecil.

Selain itu juga akan ada data kegiatan e-commerce yang akan dikelola BPS

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Aulia E Marinto menyebutkan pihaknya tengah membuat format pendataan aktor e-commerce di Indonesia dengan pemerintah lewat kementerian serta instansi berkaitan.

Nanti, semuanya data aktor e-commerce serta aktivitasnya juga akan dipunyai oleh pemerintah serta dianalisis oleh Tubuh Pusat Statistik (BPS).

" Data kelak dipunyai oleh negara, bukanlah idEA. Diserahterimakan ke BPS. Kami menginginkan merangkum semuanya komponen data yang diperlukan untuk ketahui efek, analisis, semua jenis mengenai ekonomi digital ini, " kata Aulia waktu terlibat perbincangan dengan Kompas. com pada Kamis (7/12/2017) malam.

Kerja sama untuk pendataan aktor serta aktivitas e-commerce itu disebutkan Aulia telah berjalan hingga step eksekusi. Diinginkan, skema pendataannya juga akan usai th. 2018.

Mengenai kerja sama ini adalah sisi dari penelitian nasional ekonomi digital yang melibatkan Kementerian Komunikasi serta Informatika, Tubuh Pusat Statistik, Kementerian Koordinator Bagian Perekonomian, dan idEA sendiri. Bila Indonesia telah miliki data sekitar e-commerce, ke depan, efek dari ekonomi digital dapat diukur serta jadi dasar pengambilan ketentuan di masa yang akan datang.

" Umpamanya, efek ekonomi digital pada GDP (Product Domestik Bruto) kita itu seperti apa, dapat terlihat kelak, " papar Aulia.

author
No Response

Leave a reply "UKM Mendapatkan Bantuan Modal Dari Amazon Sebesar US$ 1M"