Polisi dan Militer Tidak ‘Memanjakan’ Anjing Pelacak K9

Polisi dan Militer Tidak 'Memanjakan' Anjing Pelacak K9

Image Source: https://4.bp.blogspot.com/-BiyPF6Tf0uE/WM_2j5f-vTI/AAAAAAAACT8/kCRzfGCosb8VopW70RhaPK6_HRFW68NhgCLcB/s1600/2.png

Faktanya adalah bahwa tidak banyak orang tahu, cerita tentang sekelompok anjing liar unik bersedia untuk membantu keamanan pasukan di pedalaman Sabah bila tersedia seperti anjing tugas K-9 ditemui dalam layanan polisi.

Kenyataannya itu menjadi cerita jarang ketika ada anjing ditinggalkan ditayangkan halaman Facebook resmi Kerajaan Malaysia Polisi (PDRM) juga berfungsi sebagai pendamping personil keamanan di Pulau Pu, Semporna.

Menariknya, anjing bernama Lobo dikatakan untuk 'setia' menemani perwira dan anggota batalion 14, operasi umum kepolisian dan kerajaan Melayu Resimen (RAMD) setiap kali patroli bersama.

Bahkan Lobo tanpa gagal akan berpatroli RMP dan mengikuti kelompok ketika mereka berjalan RAMD memantau kondisi lingkungan hewan tampaknya menjadi bagian dari anggota tim.

Menariknya, anggota terlibat terutama Muslim melaporkan reguler dari hukum Islam ketika atau'touch' beratMenariknya kotoran hewan, anggota prihatin terutama Muslim melaporkan reguler dari hukum Islam ketika maupun'untuk menyentuh' kotoran hewan beratmughallazahitu waima anjing bersangkutan jinak dan tidak berbahaya.

Hal ini dipahami bahwa setiap anggota bertugas dimonitor untuk mematuhi pedoman ditetapkan Departemen Pndidikan Hal Ehwal Agama Islam Negeri Sabah termasuk hukum yang jelas ilegal jika sentuhan anjing tanpa sebab diizinkan Syariah.

Sebagai catatan, Bagian agama bimbingan dan konseling PDRM Kor Agama Angkatan Tentera (Kagat) juga mengatur panduan dari segiUntuk records, bimbingan konseling keagamaan dan agama polisi Korps Angkatan Tentera (Kagat) juga mengatur panduan dari segiurufdi Malaysia berpegang Sunni anggota shafte syahadat menyimpang.

Sehingga hanya orang-orang non-Muslim diperbolehkan untuk memegang anjing dan telah tidak muncul masalah personil pasukan keamanan Muslim 'bebas bermanja' dengan hewan karena hukum Taurat adalah jelas ilegal!

Selain Lobo, ada tiga ekor lagi anjing tampaknya menduduki pulau dan memilih untuk menjadi bagian dari 'keluarga' besar gugus tugas keamanan khusus daerah pesisir timur Sabah (Esscom).

Kebetulan, ini seperti kesempatan, seperti bakaSecara bakaGerman Shepherdyang bertanya digunakan polisi dan sekarang tugas dalam sebuah kombinasi pasca polisi dalam menjaga keamanan RAMD ATM pulau.

author
No Response

Leave a reply "Polisi dan Militer Tidak ‘Memanjakan’ Anjing Pelacak K9"