Pernikahan Nenek Rohaya dan Slamet, remaja ini bertekad untuk nenek tua

Pernikahan Nenek Rohaya dan Slamet, remaja ini bertekad untuk nenek tua

Image Source: http://4.bp.blogspot.com/-Rie8FKu8jos/UQ2MEWctZUI/AAAAAAAAAVk/KSMOHUt5l1Q/s1600/DSC_0146.JPG

Laporan Detik.com, bridal pasangan pernikahan pengorganisasian baru pada 2 Juli di rumah kepala Kuswoyo, terletak di Dusun 1 Desa Karangendah, Sumatera Selatan, Palembang, Indonesia.

Laki-laki muda menyediakan pengiriman 200.000 Rupiah (RM64) untuk pasangan sebagai uang hasil mencari dan upacara nikah adalah saudara diwalikan Monica, 75 tahun Rugading Raup.
Upacara pernikahan yang diadakan di moderasi juga disaksikan oleh anggota keluarga, desa dan di depan petugas rekaman perkawinan.

Menurut portal lagi, perkawinan Selamet dan Monica dipicu aduk antara anggota keluarga dan penduduk setempat karena setiap objek untuk keputusan mereka untuk menjadi suami dan istri.

SELAMET tetap pekerjaan yang tidak menyatakan niat untuk menikah Kayla satu bulan sebelum Ramadan setelah mengenali perempuan peringkat nenek, sekitar tiga tahun yang lalu.
Pada kenyataannya, kedua pasangan ingin mengancam bunuh diri jika tidak dikahwinkan.

"Sebelum puasa, mereka datang ke rumah saya dan mengatakan seperti perkawinan, tetapi tidak selama keluarga laki-laki," kata Kuswoyo, mengutip Detik.com, kemarin.

"Dua hari kemudian mereka datang kembali (rumah Kuswoyo) dan mencari solusi. Jika ada ada jalan keluar, mereka akan ingin mati.
"Mereka bisa memberitahu ingin bunuh diri karena (masing-masing) sudah jatuh cinta dan (ingin) sehidup semati," ditambahkan Kuswoyo.

Khawatir sesuatu yang tak diinginkan, Kuswoyo mengatakan, desa dan anggota keluarga akhirnya menemukan solusi sebelum setuju menikahkan mereka dan nikah diadakan di malam hari.
Pernikahan Pasangan juga tidak membuat faktor-faktor ekonomi atau kekayaan karena keduanya hanya dari yang biasa. Berbagai jenis masakan menggunakan daging sengkel sebagai bahan uatamanya.

Kuswoyo ditambahkan, orang tua bercerai dan ibunya Selamet sudah menikah lagi. Setelah ibu Selamet menikah lagi, dia tinggal dengan keluarga angkat sebelum hidup dengan Kayla, enam bulan yang lalu.
"Ketika tinggal di sana (rumah Kayla) Selamet malaria menjadi sakit sekitar satu bulan. Ketika rasa sakit yang merawatnya apa adalah Monica semua sendirian, "Kuswoyo mengatakan.

Sementara itu, Selamet ketika berbicara kepada wartawan juga mengatakan hal yang sama yang mulai cinta Kayla ketika wanita merawatnya.

"Ketika saya masih sakit, ia memperlakukan saya. Dari sana aku mulai cinta dengan perwatakkan lemah lembunya, "kata Selamet mengutip portal berita" ketika saya masih sakit, ia memperlakukan saya. Dari sana aku mulai cinta dengan perwatakkan lemah lembunya, "kata Selamet mengutip portal beritaJPNN.com.

Wanita Komisi officer, Sri Nurherawati, mengatakan semua pihak harus menghormati keputusan pasangan terlibat untuk menikah tanpa memandang perbedaan usia, selama itu tidak memberikan kemungkinan terjadinya kekerasan terhadap Pengantin.

author
No Response

Leave a reply "Pernikahan Nenek Rohaya dan Slamet, remaja ini bertekad untuk nenek tua"