Perangkat Lunak Building Automation System

No comment 116 views

basPerangkat lunak yang digunakan pada Building Management System adalah sebuah sistem yang digunakan untuk management terpadu berbagai fasilitas untuk HVAC (Heating Ventilation Air Conditioning), kelistrikan, Chiller Plant, security, Fire control, dll. Sistem ini mengumpulkan dan mengirimkan berbagai data dan informasi Building Interior yang dapat diakses kapan saja dan dari mana saja. Karena Savic-Net FX compatibel dengan BAC-Net standar terbuka, maka manajemen gabungan memungkinkan untuk memonitor points dengan controller yang kita miliki. Bagaimanapun, item yang ditampilkan di layar dapat dilihat perubahannya baik oleh controller pengguna maupun dari controller Yamatake.

Kondisi Manual Sistem manual merupakan sistem standar yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pada kondisi manual maka pengoperasian perangkat lokal dilakukan oleh operator building automation system.  Operator harus terlebih dahulu  memilih kontrol secara manual dengan mengklik menu “manual” pada PC Klient atau mengubah selector switch ke posisi “manual” pada panel lokal. Jika akan melakukan pengontrolan perangkat lokal melalui panel lokal, maka saklar harus di posisikan kearah Local select, dan jika ingin melakukan pengontrolan perangkat lokal melalui komputer, maka saklar harus di posisikan ke Remote select. Kedua pengaktifan tersebut saling interlock, artinya hanya dapat dilakukan dari satu arah saja, dengan tujuan untuk keamanan. Apabila kondisi manual sudah dipilih, maka operator dapat mengaktifkan dan menon-aktifkan

sistem atau perangkat lokal yang diatur oleh sistem. Khusus untuk kondisi manual yang dioperasikan melalui komputer maka operator dapat juga mengatur nilainilai variabel seperti persentase pembukaan katup udara dan nilai setpoint.

Kondisi Automatis Pada kondisi Automatis maka sistem akan bekerja berdasarkan program automatis yang terdapat pada DDC Controller. Hal yang sama juga perlu dilakukan oleh operator yaitu memilih menu atau saklar ke posisi automatis. Berikut adalah urutan kerja pada kondisi automatis. 1. Kerja Automatis Peralatan Sistem Plan Pada peralatan sistem plan, mesin chiller akan beroperasi berdasarkan kapasitas cooling dan heating yang telah ditentukan selama waktu tertentu. Adapun prosedur start pada chiller adalah sebagai berikut : Pada saat kondisi automatis dipilih maka MV (motorized valve) pada header chiller akan terbuka kemudian motor pompa air (CHWP /Chilled Water Pump dan HWP / Hot Water Pump) akan beroperasi, lalu setelah FS (flow switch) mendeteksi adanya aliran maka beberapa saat kemudian mesin Chiller akan dapat beroperasi. Pada motor pompa air dingin/panas (CHWP /Chilled Water Pump dan HWP / Hot Water Pump) akan beroperasi dengan kecepatan sesuai settingan pada VSD (Variabel Speed Drive), kemudian ketika Pressure Transmitter mendeteksi bahwa nilai setpoint tekanan telah tercapai maka VSD akan memberikan nilai kecepatan motor untuk mempertahankan batas nilai tekanan tersebut. Pengoperasian ketiga mesin chiller dan kelima motor pompa  dilakukan secara automatis bergantian berdasarkan kapasitas chiller.

author
No Response

Leave a reply "Perangkat Lunak Building Automation System"