Krisis Qatar Pengaruhi Usaha Indosat?

No comment 108 views

Sebagian negara Timur Tengah beberapa waktu terakhir menyebutkan pemutusan jalinan diplomatik dengan Qatar. Lalu, apakah pemutusan jalinan diplomatik itu punya pengaruh pada Indosat Ooredoo (Indosat)?

Sekarang ini, saham sebagian besar operator seluler Indonesia itu memanglah dipegang oleh perusahaan asal Qatar. Sebesar 65 % saham dipunyai oleh Qatar Telecom atas nama Ooredoo Asia Pte. Oleh oleh karena itu, krisis Qatar itu di kuatirkan bakal beresiko segera ke Indosat.

Meskipun demikian, CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli menyebutkan kalau krisis itu tidaklah sampai punya pengaruh pada perusahaan yang di pimpinnya itu.

“ (Krisis Qatar) Tak ada dampaknya kok ke Indosat. Mereka memanglah satu diantara pemegang saham sebagian besar, namun mereka di Timur Tengah serta kita disini (Indonesia), ” tutur Alex waktu bincang dengan wartawan di sela Buka Berbarengan Indosat, Senin (12/6/2017).

Selanjutnya, Alexander menjelaskan kalau Indosat telah tak akan terima suntikan dana dari investor.

“Indosat telah tidak sempat disuntik uang baru dari pemegang saham (Ooredoo). Ke depan harusnya telah tak ada, serta selama ini (krisis Qatar) memanglah tak ada efeknya ke Indosat, ” paparnya.

Beberapa waktu terakhir, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, serta Mesir menyebutkan mengambil keputusan jalinan diplomatik dengan Qatar. Ke empat negara Arab itu juga melarang pesawat Qatar melintas di lokasi darat, laut, serta hawa mereka.

Krisis diplomatik itu beresiko negatif untuk Qatar serta usaha yang ada di negara itu. Dampaknya bahkan juga pernah buat bursa saham Qatar jatuh sebesar 7 %, walau lalu sukses sembuh lagi.

Diluar itu, krisis diplomatik Qatar sempat juga merubah jadwal penerbangan menuju kesana. Sebagian maskapai yang dipengaruhi yaitu Qatar Airways, Etihad, Emirates, serta FlyDubai.

Pesawat Qatar Dilarang ke Arab Saudi, Nasib Penumpang Indonesia?

Empat negara Arab, yaitu Arab Saudi, Bahrain, Mesir, serta Uni Emirat Arab (UEA) hentikan jalinan diplomatik dengan Qatar. Imbasnya, ruangan hawa empat negara itu tidak bisa dilintasi oleh pesawat beregistrasi Qatar.

Ketentuan itu di buat pada Senin (5/6/2017) serta mulai Selasa (6/6/2017) pagi hari ini, larangan lokasi hawa mulai diberlakukan. Lalu, bagaimana jalur penerbangan pesawat-pesawat Qatar?

Pantauan KompasTekno dari website Flightradar24, Selasa pagi hari ini, penerbangan maskapai Qatar Airways mulai hindari ruangan hawa yang dikontrol oleh Arab Saudi.

Penerbangan seperti QR419 rute Beirut-Doha yang terlebih dulu melalui Arab Saudi, saat ini mesti memutar melalui ruangan hawa Israel, Irak, serta Kuwait.

Sesaat rute yang datang dari Qatar, seperti QR41 rute Doha-Paris, yang terlebih dulu melalui ruangan hawa Bahrain, harus juga melingkar ke timur melalui lokasi hawa Iran, Kuwait, serta Irak.

Untuk penerbangan yang datang dari Indonesia, tak ada problem dengan pesawat registrasi Qatar. Pasalnya, penerbangan Indonesia- Qatar tidak melalui lokasi hawa Arab Saudi.

Problem akan nampak bila Anda terbang ke Arab Saudi (untuk umrah umpamanya), namun penerbangan mesti transit terlebih dulu di Qatar, serta penerbangan selanjutnya ke Arab Saudi memakai pesawat beregistrasi Qatar, seperti Qatar Airways.

Peluang yang akan berlangsung yaitu penumpang mesti ditransfer ke maskapai yang memakai pesawat beregistrasi non- Qatar serta non- Arab Saudi. Sebab pihak Arab Saudi juga sudah hentikan semuanya penerbangannya ke Qatar. Agar bisnis Anda berkembang, penting menggunakan media internet. Pelajari teknik jualan online di tempat kursus belajar toko online yang profesional.

author
No Response

Leave a reply "Krisis Qatar Pengaruhi Usaha Indosat?"