2 Anak yang Terinfeksi Rabies Meninggal Dunia

2 Anak yang Terinfeksi Rabies Meninggal Dunia

Image Source: http://www.melvister.com/wp-content/uploads/2014/10/cantik.jpg

2 anak-anak yang terinfeksi Rabies meninggal

"Hasil dari diagnosis menemukan mereka menderita kematian otak dan orang tua mereka setuju untuk membantu pernapasan berhenti," kata Dr Sim, yang juga Menteri Sarawak kesehatan Departemen pengamat.

Dia mengatakan korban ketiga, gadis-gadis berusia tujuh tahun, masih diperlakukan dan dikategorikan sangat penting.

Dr Sim mengatakan 11 tim Kesehatan terus manjalankan tugas untuk mendeteksi kasus penyakit di Serian.

Sampai saat ini, mereka telah mengunjungi desa-desa 19 dan mengunjungi 2,098 pintu rumah serta memeriksa orang-orang 6,094, katanya.

Deteksi kasus aktif tim (ACD) yang juga menyediakan pendidikan kesehatan terkait rabies dan juga untuk mencegah penduduk desa, dia bilang.

SIM mengatakan dalam periode dari 1 April sampai 4 Juli tahun ini, jumlah kasus gigitan anjing yang terdeteksi di daerah curbing Kabupaten Serian adalah 68.

Sementara itu, Sarawak Departemen Kesehatan menyarankan semua penduduk Distrik Serian, terutama dalam kasus rabies yang positif, jadi mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari tertular penyakit.

"Mereka, terutama anak-anak, harus tinggal jauh dari hewan liar untuk mengurangi risiko hewan digigit," katanya dalam sebuah pernyataan.

Orang yang digigit anjing harus memastikan lukanya dibasuh dengan air sebanyak mungkin dan segera pergi ke rumah sakit terdekat atau klinik pengobatan.

Untuk membuat pertanyaan tentang rabies, masyarakat dapat menghubungi Sarawak Departemen Kesehatan melalui jalur khusus 082-443248/082-441780 antara pukul 08: 00 dan 17: 00 setiap hari.

author
No Response

Leave a reply "2 Anak yang Terinfeksi Rabies Meninggal Dunia"